Shodaqoh cicitnya Nabi seperti ini
Shodaqoh secara sembunyi dianjurkan oleh Agama khususnya shodaqoh kepada orang-orang fakir miskin sebagaimana firman Allah di dalam surat Al-baqoroh ayat 271 :
إِن
تُبْدُواْ الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا هِيَ وَإِن تُخْفُوهَا وَتؤْتُوهَا الفُقَرَاءِ
فَهُوَ خَيرٌ لَّكُمْ
Shodaqoh secara sembunyi dicontohkan oleh cicit rasulullah
Shallallahu alaihi wasallam, yaitu Ali ibn Husain yang terkenal dengan nama Ali
zainal abidin. Yaitu anak dari Husain ibn ali dengan putri kisra syahzinan.
Akan tetapi, ibunya meninggal setelah melahirkannya. Tumbuhlah Ali zainal
abidin dibawah didikan ayahnya Husain ibn Ali dan masid nabawi menjadi tempat
belajarnya setelah rumahnya yang pada saat itu dihuni sisa-sisa dari sahabat
rasulullah dan pembesar tabiin.
Ali zainal abidin diberikan Allah keluasan rizki dari
perdagangan yang berkembang dengan untung besar serta pertanian yang
menghasikan. Meskipun menjadi orang kaya Ali zainal abidin tidak terlena
dengan nikmat harta dunia akan tetapi menjadikan hartanya sebagai perantara untuk
kehidupan akhirat kelak, maka kekayaannya adalah kenikmatan yang sholeh dari
hamba yang sholeh. Amal yang paling dia sukai adalah shodaqoh secara sembunyi.
Apabila malam sudah gelap gulita dan manusia sudah terlelap
dalam tidurnya beliau keluar memikul berkarung-karung tepung diatas punggungnya
mengelilingi perkampungan kota Madinah untuk memberikan shodaqoh kepada fakir
miskin yang tidak meminta-minta kepada manusia. Berapa banyak penduduk Madinah
yang tidak mengetahui darimana asalnya rizki yang datang pada malam hari itu.
Ketika Ali zainal abidin meninggal dunia maka kehilanganlah
orang-orang yang selama ini mendapatkan rizki dari shodaqohnya dan akhirnya
mereka mengetahui sumber rizki mereka selama itu.
Ketika memandikan mayat Ali zainal abidin orang yang
memandikan jenazahnya melihat bekas hitam di punggungnya lalu mereka bertanya:
apa ini? Ada yang menjawab ini adalah bekas memanggul kantong tepung yang
dibagikan kepada ratusan penduduk Madinah. Kini mereka kehilangan orang yang
selalu memberinya.
